Ticker

6/recent/ticker-posts

Sedangkan Langit Pun Tak Selalu Biru

Sedangkan Langit Pun Tak Selalu Biru | Allah tak kata langit Dia akan sentiasa biru. Ada harinya langit Allah nampak putih aje diliputi awan. Ada masanya langit mendung kerana awan kelabu. Langit kelihatan paling indah, bila senja mula berlabuh. 


Macam tu jugak lah kehidupan kita.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (al-'Ankabuut: 2)

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (al-'Ankabuut: 3)

Tak selalunya yang indah-indah berlaku dalam hidup kita. Ada masanya Allah akan datangkan ujian yang kadang-kala kecil, bahkan kadang-kadang bagai tak tertanggung. Saat paling perit bila dugaan yang datang menguji keimanan, lalu bertanya kepada diri, "Allah dah tak sayang aku lagi ke?"

Bukan. Bukan.

Ketahuilah, ujian Allah untuk hamba-hambaNya yang hebat. Tidak Dia berikan kepada kita dugaan yang melangkaui kemampuan kita (al-Baqarah: 286). Ujian bagi setiap hamba itu berbeza-beza. Ada yang dapat ujian rezeki, ada yang dapat ujian kesihatan, ada yang dapat ujian rumah tangga, malah tanpa sedar, ada yang dapat ujian kekayaan.

Ibarat langit yang akhirnya indah bila senja berlabuh setelah dilanda ribut dan taufan sepanjang hari, begitu jugalah betapa indahnya kehidupan, bila kita dapat lalui tempoh ujian tu dengan jiwa yang tabah dan hati yang cekal. Bukan kita tak ada Tuhan sebagai tempat untuk berbicara, bukan kita tiada teman-teman sebagai pendengar setia, sedangkan di situlah letaknya kekuatan untuk kita bangkit dari jatuh yang insya'Allah sementara.

Jangan pernah lupa.

Hikmah terbesar di sebalik musibah adalah dihapuskan dosa dan diganjari pahala sehingga dia beroleh syurga Allah swt. Rasulullah saw bersabda, “Sungguh, pahala yang besar bersama ujian yang besar. Apabila Allah mencintai seseorang, Dia memberi ujian kepadanya, siapa yang redha maka Allah redha padanya, dan siapa yang murka maka Allah murka padanya.” (Hadith Sahih. Riwayat Al-Tirmidzi)

Semoga Allah redha.

Post a Comment

1 Comments

  1. Dan kerana sesuatu ujian itulah yang membuka mata hati kita, yang mendidik kita supaya jangan mudah putus asa dalam kehidupan yang bagaikan bahtera dilautan yang penuh dengan onak duri, ujian juga dapat mematangkan kita.

    ReplyDelete

Thank you for coming by. Comments are your responsibility. Any comments are subjected to the Act 588 MCMC 1988. Comment wisely, and do it with pure intentions. Any comment with link(s) will be deleted to avoid spam.

For any inquiries, email: sunahsakura@gmail.com